ali masduki

Just another Blogdetik.com weblog

Mencari Investor atau pinjaman lunak

Sungguh agak susah mencari investor yang bersedia investasi dalam usaha yang kita mulai. Paling tidak pinjaman modal lunak, apalagi pinjaman modal yang islami. Peluang sudah kita lihat dan sudah kita jalankan tetapi untuk pengembangan masih kekurangan dana.

Sehingga kita mencari pemodal atau pinjaman lunak yang islam. Kami insya Allah akan mengembalikan pinjaman tersebut sesuai waktu yang di tentukan yakni 3 tahun.

Kami mengusahakan profit sharing sekitar 300 rb tiap bulannya dengan besarnya pinjaman modal sekitar 40 juta. Bagi yang berminat silahkan menghubungi kami di 08-7878-25-9596. terima kasih

Bantuan Usaha

Mengapa Harus Sebar Brosur?
Sebar Brosur merupakan cara terpenting melakukan Promosi, sedangkan Promosi merupakan sumber Bibit Penjualan (Leads). Promosi yang tepat dapat meningkatkan keuntungan bisnis dengan cepat. Salah satu cara promosi
dengan menggunakan metode Sebar Brosur. Sebar Brosur secara efektif dan efisien dapat menghasilkan banyak bibit penjualan (leads). Sebar Brosur dilakukan perusahaan besar hingga salesman.

Tentang Kami
Kami bergerak di bidang pendistribusian aneka materi promosi, seperti katalog, brosur, selebaran, direktori, surat kabar, buku, majalah, contoh produk dan semua bentuk materi promosi secara langsung ke “Target Market” dan juga mengiriman Dokument/Majalah/Brosur beralamat.
Kami berusaha menjadi jembatan antara pelaku usaha dan calon konsumen serta membuat bisnis anda lebih menjadi mudah dan efesien, tidak  membuang-buang waktu dan biaya.

WILAYAH :
BOGOR-BEKASI-JAKARTA DEPOK-TANGERANG-SERANG

Kantor Pusat:
Perumahan Citra Indah Jl. Raya Cileungsi-Jonggol  Km. 23,2
Bukit Agave I.27 no. 2 Kab. Bogor 16830
Telp. 021-3386 3388 / 0812 8190 824

Kantor Cabang :
•    Tangerang : Jl. Majapahit No.41 RT02/06 Cikokol, Telp (021) 5578-0475, 08-7878-25-9596 email:   brosursebar at yahoo.com
•    Tegal : Jl. Durian no. 13 Tegal Telp. 0283-6106 444/0819 1151 09 94

Malas Masak, Cape……. Pesen aja?

Cape, bingung mau makan atau malas masak…….. jangan bingung kini kami hadir dekat dengan anda. MALIA Catering akan membantu anda untuk menyediakan dan mengantar pesanan menu makanan istimewa untuk anda.

Keuntungan memilih MALIA Catering :

1. Harga yang ekonomis

2. Menu bervariatif

3. Diracik oleh chief yang handal dan berpengalaman

4. Pengiriman yang tepat waktu

5. Halal dan higienis

6. Berpengalaman lebih dari 6 tahun

MALIA Catering Menerima pesanan untuk accara :

1.  AQIQAH

2. LUNCH BOX

3. MEETING

4. SEMINAR

5. PAKET PERNIKAHAN

6. ARISAN

7. CATERING INDUSTRI, DLL

Daftar Menu :

Pekan I :

  1. SENIN    : Ayam Bakar, Sayur Asem, Tempe Goreng, Sambal
  2. SELASA : Ikan Bumbu Kuning, Cah Bok Cay, Sambal Tahu, Sambal
  3. RABU     : Rendang Daging, Gulai Nangka, Perkedel, Sambal
  4. KAMIS   : Soto Ayam, Telur Sambal, Acar, Emping
  5. JUM’AT  : Udang Goreng Tepung, Urap Sayur, Tempe Bacem, Sambal
  6. SABTU    : Sop Iga Sapi, Sate Ati Ampela, Acar, Kerupuk

Pekan II :

  1. SENIN    :  Pepes Ikan Mas,Sayur Asem Jakarta,Tahu Isi,Sambal
  2. SELASA :  Ayam Goreng, Sop Makaroni, Bakwan Jagung,Sambal
  3. RABU     : Dendeng Balado, Gulai Kacang Panjang, Rempeyek Kacang, Sambal
  4. KAMIS   : Cumi Goreng Tepung, Cap Cay, Tahu Saus Tiram, Sambal
  5. JUM’AT  :  Soto Ayam, Sate Ati Ampela, Perkedel, Sambal
  6. SABTU    : Balado Udang, Cah Tahu/Tempe, Tempe Goreng Tepung,Sambal

Pekan III :

  1. SENIN    :  Empal Gepuk,Sayur Lodeh,Oreg Tempe,Sambal
  2. SELASA : Pindang Bandeng Serumi, Oseng Tahu Siam,Martabak Tahu,Sambal
  3. RABU     : Ayam Gulai, Orak-arik kol, Kentang Bumbu Mustofa, Sambal
  4. KAMIS   : Soto Ayam, Pindang Telur,Perkedel, Sambal
  5. JUM’AT  : Ikan Bakar, Gulai Kacang Panjang, Bakwan Jagung, Sambal
  6. SABTU    : Opor Ayam, Gudeng Nangka, Sambal Goreng Krecek,Sambal

Pekan IV :

  1. SENIN    :  Ayam Bakar Pedas, Buncis Bumbu Kuning,Sambal
  2. SELASA : Sambal Goreng Daging, Gulai Daun Singkong, Kering Kentang,Sambal
  3. RABU     : Bandeng Bumbu Bali, Sop Ayam, Tempe Goreng Tepung, Sambal
  4. KAMIS   : Daging Cah Brokoli, Sop Ayam, Perkedel Tahu, Sambal
  5. JUM’AT  : Ayam Goreng Kelapa, Cah Sayur Campur, Teri Kacang, Sambal
  6. SABTU    : Gulai Cumi, Pepes Tahu, Acar Kuning,Sambal

Keterangan:

  • Pemesanan Minimal 1 Pekan
  • Pembayaran di muka
  • Harga Rp. 30.000,-/paket
  • Untuk 5 orang
  • Bagi yang tidak berkenan dengan menu ikan akan kami ganti menu alternatif.

Khusus Tangerang Hubungi :

  1. Ali Masduki (021) 55780475 - 08 7878 25 95 96
  2. Yusuf (021) 943 90 993
  3. Elly (021) 92 84 26 28
  4. Malia Catering (021) 557 99 805

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430H

Kami Ali Masduki sekeluarga mengucapkan Taqabalallah mina wa minkum , kulu ‘amin wa antum bi khoir. Mohon Maaf Lahir dan Batin. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430H. Terima kasih kepada rekan - rekan yang telah mengirimkan sms, berikut ini :

1. Meminta Maaf tdk m’buat kita hina, m’beri maaf tdk m’buat kita bangga,ttapi saling memaafkan m’buat kita mulia.

2. Fitri sejati adalah meng-Akbarkan ALLAH… Semoga Allah membimbing diri kita dlm sisa hari2 kita. Aaamiin

3. Seiring Rahmat bulan syawal, kuberi maafku setulus lahirmu dan kupinta maafmu sedalam batinku.

4. Walaupun ht gak sebening XL dan secerah MENTARI, byk khilaf yg bt FREN kecewa, kuminta SIMPATI-mu utk bebaskan ROAMING dosa, dan kt smu hy bis mengangkat JEMPOL kpd-Nya yg sll membuat kt HOKI dlm mencari kartu AS, slm kt hidup hrs FLEXI-ble utk menerima smu pemberian-Nya dan menjalani MATRIX kehidupan ini dan semoga amal kita tdk ESIA-ESIA.

5. Perkataan yg indah adlh”ALLAH”. Senandung yg merdu adlh”ADZAN”. Media yg terbaik adalah”Al Qur’an”. Senam yg sehat adalah “SHALAT” Diet yg sempurna adalah”PUASA”. Kesucian yg terbaik adalah”TAUBAT” & Ikhlas adalah kuncinya.

6. Dlm kerendahan hati ada ketinggian budi. Dlm kemiskinan harta ada kekayaan jiwa. Dalam kesempatan hidup ada kealphaan.

7. Jika HATI sejernih AIR jangan biarkan IA keruh, Jika Hati seputih AWAN, jangan biarkan ia mendung. Jika HATI seindah BULAN , hiasi IA dengan IMAN.

8. Tiada kata2 yg patut kt ucapkan kecuali rasa tasyakur kpd Allah SWT. Kita msh bisa dipertemukan dibulan fitri ini, kadang mata salah melihat, kuping salah mendengar, mulut salah mengucap dan dibulan yang penuh ampunan ini kami sekeluarga mohon maaf lahir dan batin.

9. Kecubung pandan dr Kalimantan, cantik disanding dgn berlian. Berhubung besok atau lusa dah lebaran. Kami ucapkan mohon maaf lahir batin.

10. Kredok makanan khas betawi, enaknya dimakan sambil duduk di dipan. Berhubung besok hari nan fitri, salah dan khilaf mohon dimaafkan.

11. Sinarengan angsluping suryo, lamat2 kapireng suanten takbir kemenangan mratandakaken dinten engkang fitri sampun dugi, lampah setindak, rembug saklimah temtu wonten kaliput tuwin klentu kanthi punika kula ngaturaken agunging pangapunten.

12. Setitik kasih berbuah sayang, kata membuat percaya, luka hati awal kecewa. Namun silaturahim selamanya membahagiakan.

13. Sebelum Ramadhan Pergi, Sebelum Idul Fitri datang, Sebelum Operator sibuk, Sebelum SMS pending mulu, Sebelum Pulsa habis. Dari hati yang dalam mengucapkan Taqabalallau mina waminkum.

14. Perhatian2 : Diberitahukan kpd para penumpang “RAMADHAN AIR” dg no penerbangan 14… H . Bhw perjalanan akan ditempuh dlm wkt 1 hr lg. Ktinggian jlajah amal DILIPAT GANDAKAN, dgn 7-an TAQWA. Para penumpang diharap tetap mengenakan sabuk AMANAH & mengenakan kursi IMAN & IKHLAS. Penerbangan ini bebas asap DENGKI & PERSELISIHAN. a/n awak kabin mengucapkan mohon maaf lahir batin.

Kartu Kredit atau Kartu Miskin “Kartu Utang”

Sekitar 14 Tahun yang lalu, seorang dosen agama saya mengatakan bahwa nanti hampir semua orang terutama di jakarta akan mempunyai kartu untuk pembayaran apapun. Kalau sekarang (14 th yang lalu) yang memegang kartu hanya orang yang memiliki penghasilan yang cukup signifikan “kaya” namun sekarang orang yang dengan penghasilan kurang pun akan dapat memiliki kartu tersebut, itulah Kartu Kredit (Credit Card).

Pada 14 tahun yang lalu pengajuan kepemilikan Kartu Kredit (Credit Card) sangat selektif, tapi sekarang asal mempunyai KTP dan ada no telp yang bisa dihubungi, yang lain bisa diatur. Semua istilah pemasaran bisa dibantu, dan kadang sang sales kartu kredit menyarankan untuk memanupulasi ” mark up” penghasilan sang calon nasabah. Bahkan prosedure verifikasi  data nasabah cukup dengan telpon saja sudah cukup.

Apabila calon nasabah tersebut tidak disetujui oleh bank A maka sang sales akan berbagi data calon nasabah ke rekannya di bank lain untuk ditindaklanjuti ” Closing” dan sales tersebut dapat komisi atau hadiah ataupun saling tukar data nasabah tersebut . Dengan data yang diterima dari sales bank lain maka dapat dipastikan data kita ” calon nasabah” tersebut tidak privasi lagi.

Hal ini pernah dialami oleh penulis sendiri saat berjalan - jalan di suatu pusat perbelanjaan dan ditawarkan kartu member yang dengan itu kita akan dapat diskon khusus serta dapat membeli barang dengan cara mencicil “kredit”. Ternyata kartu member tersebut bekerja sama dengan bank tertentu sebagai penjamin dimana sang nasabah diminta membayar cicilannya ke bank tersebut. Alhamdulillah , ternyata pengajuan saya tidak disetujui karena selama 2x mengajukan di tolak karena ternyata untuk verifikasi dengan cara cukup telpon padahal menurut kami dengan menelpon akan terjadi manipulasi. Kami bersyukur banget karena aplikasi saya ditolak dimana yang menerima telpon dari pihak bank adalah pembantu yang baru beberapa hari dan apabila ditanya tentang sesuatu belum tahu terutama alamat lengkapnya.

Ada hikmah yang dapat saya ambil dari kasus pengajuan aplikasi kartu kredit itu: 1. Sejak awal saya memang tidak setuju dengan sistem yang berbau riba. 2. Belajar dari pengalaman orang yang terlibat atau terlilit hutang dengan sistem bunga , yang ada bunga terus berbunga ( hutang membengkak).  3. Dengan adanya kartu kredit akan menciptakan iklim yang cenderung berbuat konsumtif. 4. Data calon atau nasabah yang disebarluarkan ke sales bank atau perusahaan lain sehingga data itu tidak bersifat privasi lagi. Dalam point ke 4 ini penulis mengalami sendiri aplikasi yang telah diisi kami ternyata disebarluaskan ke pihak lain. Sehingga sampai sekarang penulis masih dihubungi oleh bank - bank dan salesnya untuk menawarkan kartu kredit dan produk lainnya dengan berbagai macam bonus ataupun daya tarik lain seperti limit yang cukup besar.

Sehingga penulis berkesimpulan Kartu Kredit menimbulkan masalah baru bukan sebagai sebagai solusi baru. Jadi Penulis berpesan janganlah terlibat atau tertarik dengan Kartu Kredit. Sudah banyak kasus masalah kartu kredit baik dari kalangan berada ” Kaya” sampai kalangan tidak berada. Dari tidak mampu membayar sampai penculikan atau bunuh diri karena semua berawal dari rayuan kartu kredit.

Penulisan berkesimpulan :

1. Riba dalam islam dilarang

2. Kartu Kredit adalah kartu Utang

3. Data yang kita ajukan ke suatu bank untuk proses aplikasi akan disebarkan / diperjual belikan ke bank lain.

4. Pemberitahuan jatuh tempo pembayaran akan dikirimkan agak terlambat agar dapat terkena denda sehingga creditor kewajiban membayar hutang atau beban hutang semakin bertambah.

5. Pihak colector akan selalu menagih hutang apabila kita terlambat membayarnya.

6. Apabila anda terlambat akan terus terlibat dengan debt colector yang kadang datang dengan tampang serem dan segala caci maki ataupun ancaman seperti penculikan dll.

7.  Sebenarnya pihak bank sudah mengasuransikan setiap nasabah kartu credit sehingga apabila anda tidak memampu membayar atau hilang , pihak bank akan mengajukan klaim yang menganggap creditor sudah meninggal dll.

8. Paling utama akan terjadi keretakan hubungan keluarga karena masalah ini disebabkan hal ini sehingga kita jatuh miskin ataupun terlilit hutang yang berkepanjangan tanpa ujung.

Demikian penulis tulis berdasarkan analisa, wawancara dengan creditor , pengalaman , cybercrime dan informasi dari collector. Apabila ada benar dan salah karena ini tulisan pribadi. Sehingga ujung Kartu Kredit adalah = Kartu Miskin= Kartu Utang =Kartu Kesengsaraan. Hidupkan keluarga tanpa kartu kredit atau riba.

Kesedihan Seorang Ayah “Orang Tua”

Cerita ini hanyalah sepenggal kisah perjalanan hidup seorang anak manusia.

Aku adalah seorang anak yang terlahir di daerah jawa tengah. Aku bernama S, yang terlahir 45 tahun lalu. Aku menikah dengan seorang wanita tetanggaku yang satu kampung.  Anakku ada 6 (enam)  , yang pertama laki-laki sekarang dia sudah berusia 25 tahun, kedua adalah perempuan yang sekarang dah berusia 23 tahun. Sampai anak ke 5 anakku perempuan. Saat istriku hamil anak ke tiga, pekerjaan ku tak menentu…… keahlianku cuma tukang service barang elektroknik. Kusadari bahwa kemajuan tekhnologi membuatku seakan tertinggal jauh . Ditambahkan usiaku semakin bertambah.

Usia yang semakin bertambah membuat semangat untuk mengikuti perkembangan itu semakin tidak sanggup aku mengikutinya. Kehidupan rumah tanggaku semakin mengalami kebutuhan yang semakin meningkat. Cita - cita kita berdua( aku dan istriku) untuk membuat keluarga yang harmonis tetap kita pertahankan meskipun aku mulai tidak punya penghasilan tetap.

Ditengah kesulitan ekonomi keluargaku ini , istriku hamil lagi. Anak ku yang ke enam ini lahir disaat aku masih belum mendapatkan pekerjaan atau penghasilan yang  memadahi. Lahirlah anak ku yang keenam seorang anak laki - laki, anak ini aku bernama A.

Dengan segala keterbatasan ku, sampai memiliki anak 6. Kami masih tinggal di rumah keluarga besarku. Dengan hanya selebar kurang lebih 10 m2 ruangan buat keluarga ku. Sehingga bisa dibayangkan sendiri kami yang mempunyai 6 anak  , tidur dalam satu ruangan tersebut.

Kelahiran anakku yang ke enam ini, menggunakan semua yang ada ataupun perlengkapan yang masih laik pakai. Dengan keterbatasanku dan ketidakmampuanku untuk membelikan perlengkapan anak , ku minta sang istri memakaikan perlengkapan yang masih “laik pakai”. Karena yang ada adalah pakaian kakak - kakaknya yang perempuan akhirnya dipakailah pakaian laik pakai “bekas” mereka.

Semula aneh menurut kita dan tetangga , tapi lama - lama mereka terbiasa dan memakluminya. Namun kemakluman itulah yang membawa keseharian anak ku meminta menggunakan pakaian seperti kakak - kakaknya yang perempuan.

Usia Sekolah

Memasuki usia  layaknya anak sekolah, anakku meminta sekolah. Tapi karena keadaan ekonomi keluargaku belum berubah maka baru pada saat usia Sekolah Dasar baru aku berikan kesempatan untuk sekolah. Di Sekolah dasar anak masih terbawa oleh kebiasaan - kebiasaan di rumah yang suka main dengan anak - anak perempuan dengan pakaian digunakan pakaian perempuan. Hanya saja di sekolah dia tidak menggunakan pakaian layaknya anak perempuan.

Tapi dia mulai menyukai pergaulan dengan anak - anak perempuan dan kegiatan yang cenderung feminim. Kegiataan yang sering diikuti adalah kegiatan menari, menyanyi dan lain - lain yang merupakan pilihan atau peminatnya kebanyakan perempuan.

Semula aku masih menganggap wajar dan membiarkannya. Setelah lulus SD dia meminta melanjutkan ke sekolah menengah pertama (SMP). Aku kabulkan dia untuk memilih sekolah yang dia inginkan sesuai dengan kemampuan ekonomi ku. Dan akhirnya diapun di terima di sekolah negeri yang tidak jauh dari rumah.

Perkembangan yang saya harapkan adalah agar dia berubah menjadi laki - laki sejati setelah masuk ke SMP. Sungguh diluar dugaan setelah masuk ke SMP , anakku masih menyukai kegiatan seperti pada saat SD dulu. Dan semakin timbul keberaniannya untuk tidak menuruti perintah dan ajakanku. Dia semakin berani melawan dengan ku (fisikku melemah/kurus) segala yang saya sarankan dia tidak indahkan.

Pergaulannya semakin luas terutama dengan mendekati orang - orang yang bergaya feminim. Sering saya dengar dia berteman dan bertandang ke tempat dimana daerah tersebut di pandang sebelah mata (hina) oleh warga di kotaku. Bahkan dia mulai mengajak teman - temannya (laki - laki) yang berpenampilan “feminim ” bertandang ke rumahku.

Semula aku masih bersabar, dengan hal tersebut dan dari pergunjingan tetangga ku. Tapi kesabaran telat lewat………  anakku yang semula diharapkan menjadi anak yang sholeh ternyata telah berubah menjadi anak yang salah. Ia sudah menjadi seorang laki - laki berpenampilan feminim “waria “. Dia telah mengatakan sendiri bahwa dia tidak tertarik dengan perempuan tetapi dia lebih tertarik dengan laki - laki. Bahkan dia sudah mengakui bahwa dia telah memiliki seorang suami yang setiap bulannya memberikan uang jajan kepadanya.

Sungguh bagaikan petir di siang bolong, aku yang dahulu dicukup dipandang dilingkunganku dengan perkataan - perkataan yang layaknya seorang ustad apabila menyampaikan kata - kata ternyata dihinakan oleh seorang anakku sendiri darah dagingku.

Yaa…… Allah, apa dosa ku dan apa salah ku.

Yaa… Allah, Ampunilah dosaku dan anakku…….. berilah hidayah padanya.

========================================

Demikianlah sekelumit kisah perjalanan hidup seorang manusia, semoga kita dapat mengambil pelajaran dalam kisah tersebut. Apabila ada persamaan nama dan lokasi itu hanyalah kebetulan saja.

Antara Shadaqah dan Nafaqah

” Perumpamaan (harta yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menginfakan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap butir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang dia kehendaki, dan Allah Maha Luas(Karunia-Nya) Lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah(2) : 261)

Demikian kutipan dari ayat suci Al Qur’an yang terjaga keaslian dan kebenarannya hingga kiamat nanti. Berbicara mengenai zakat tentu akan berbeda dengan Shadaqah dan Nafaqah. Zakat merupakan indikator utama perkembangan dan kesadaran ekonomi kaum muslimin.  Semakin besar penghimpunan zakat, maka semakin besar penguasaan ekonomi oleh kaum muslimin, karena hanya kaum muslimin sajalah yang menunaikan zakat. Lalu dimana posisi Shadaqah dan Nafaqah atau Infaq.

Seringkali kita bertanya-tanya tentang perbedaan antara infaq, shadaqah dan zakat. Jika kita mendefinisikan perbedaan ketiganya secara sempit, maka kita tidak akan bisa mendapatkan urgensi ketiganya. Oleh karena itu , hendaknya kita memahami perbedaannya dari sisi sistem perekonomian islam.

Dalam pandangan makrao , infaq (secara bahasa bermakna belanja) meliputi seluruh harta yang ada di muka bumi. Seluruh harta yang dibelanjakan oleh seluruh manusia adalah infaq. Orang - orang yang beriman niscaya akan membelanjakan hartanya di jalan Allah (infaq fi Sabilillah). Sedangkan orang - orang kafir akan membelanjakannya di jalan setan (infaq fii sabiliththaghuut) yaitu untuk menghalangi manusia dari jalan Allah. ” Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan, dan ke neraka Jahannamlah orang - orang yang kafir itu dikumpulkan.” (QS. Al-Anfal (8) :36)

Dalam keseharian, infaq seseorang itu akan terbagi menjadi dua bagian yaitu infaq ke dalam berupa belanja untuk kebutuhan pribadi dan keluarga yang kemudian diistilahkan dengan nafaqah (nafkah), dan infaq diluar berupa belanja yang bersifat sosial untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atau umat yang kemudian diistilahkan dengan sedekah (Shadaqah).

Dengan meningkatnya besaran shadaqah, maka porsi untuk mengangkat kaum dhu’afa pun akan lebih besar, sehingga memudahkan mereka untuk mengangkatnya menjadi muzakki.

Demikianlah kupasan jumat hari ini tentang Antara shadaqah dan Nafaqah. Pesan terakhir ” Janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima) seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia” (QS. Al - Baqarah(2):264)

Hujan dan Angin di hari Selasa sore

Keinginanku untuk pulang lebih awal karena diihatnya langit mulai gelap membawaku dengan perjalanan yang cukup menakjubkan. Betapa tidak pada saat sampai jalan letjen suprapto tepatnya di hotel cempaka mulai turun hujan. Hujan mulai langsung deras, dan sampai dipintu perlintasan kereta api dipasar poncol hujan makin deras dan bercampur angin yang besar.

Karena hujan begitu besarnya, maka banyak sekali pohon besar yang menjadi korban dan tumbang diselama perjalanan saya pulang.

Keputusan Yang Banyak Memakan Korban

Caleg Stres Akibat Partai Terlalu Banyak Beri Harapan, “Partai juga banyak yang asal-asalan merekrut caleg, mereka terus diiming-imingi harapan semu. Padahal belum tentu jadi,” kata psikolog Dadang Hawari kepada detikcom, Rabu (15/4/2009).

“Misalnya ada caleg yang dari artis, lalu suaranya lebih banyak. Gimana nggak stres tuh caleg yang bukan artis?” kata Dadang.

Seperti diberitakan, sejumlah caleg berobat alternatif di Cirebon karena mengalami depresi. Bahkan ada caleg dari PKB di Banjar, Jawa Barat, yang gantung diri karena kecewa terhadap perolehan suaranya.

Itulah sekelumit tentang korban yang berjatuhan dijalan politik nasional pada pemilu legislatif 2009 . Semua Berawal dari keputusan MK yang memberikan harapan yang sama kepada semua caleg. Padahal harusnya MK memperhatikan caleg yang sudah terkenal terlebih dulu dan mempunyai dana awal cukup besar.

Jadi bagi caleg yang memulai dari 0 (nol) dan partai yang pemula/baru akan makin sulit untuk masuk ke menjadi anggota dewan. Secara keputusan mungkin memberikan peluang yang sama tapi justru keputusan itu membuat peluang kader semakin kecil dibandingkan dengan mereka - mereka yang telah terkenal lebih dulu dan mempunyai modal (finansial) lebih besar.

Seingat saya hanya PKS yang menempatkan kadernya dan mereka bukan orang yang boleh dibilang terkenal karena mereka (PKS) berpandangan terkenal saja tidak cukup, mereka harus mampu mengemban amanah ummat dan amanah dari Allah. Dan ditanamkan juga kepada Caleg PKS untuk selalu ikhlas dalam pemilu tahun ini karena belum tentu dengan dana besar dia akan jadi caleg.

Tapi yang diataskan untuk caleg PKS , belum tentu partai lain menanamkan sifat yang sama.  Sehingga bisa kita lihat di televisi, kita dengar di radio dan kita baca dikoran ataupun di internet, berapa banyak caleg yang stress karena gagal menjadi anggota dewan yang menggiurkan.

Masalah belum selesai, bagi mereka yang berdasarkan perkiraan lolos mungkin akan segan dengan para petinggi partainya jika mampun memperoleh suara melebihi suara petinggi partainya. Akibatnya akan ada tekanan kepada mereka yang melebihi suara petinggi partainya untuk mengalihkan suaranya kepada para petinggi partainya tersebut baik secara baik - baik atau dengan penuh tekanan.

Ini seakan menjadi buah semalakama apabila caleg yang terpilih karena keterkenalan, beberapa hal yang mungkin terjadi adalah:

1. Caleg yang terkenal tidak akan loyal terhadap partainya

2. Caleg yang terkenal akan lupa terhadap pemilihnya

3. Caleg yang terkenal dan telah menghabiskan uang besar akan berusaha mengembalikan modalnya dalam waktu secepat mungkin.

4. Caleg terkenal akan diminta mengundurkan diri atau mengalihkan suaranya kepada para petinggi partai yang tidak terpilih.

5. Caleg terkenal akan dikucilkan dari partai apabila tidak memberikan suaranya kepada petingginya.

6. Caleg terkenal akan menguasai partai sehingga partai tidak berdasarkan kader tapi karena keterkenalnya akibatnya partai tidak bermutu.

Inilah beberapa tulisan saya, mengenai pemilu legislatif 2009, untuk kedepan saya mengusulkan agar Dewan kita terutama DPR dan Pemerintah yang terpilih nantinya menghadirkan format pemilihan yang diperbaiki. Adapun usulan saya :

1. Pemilihan umum hanya ada 2 (dua) yaitu: Paket pemilihan Legislatif+Presiden, dan Pilkada

2. Pemilihan Legislatif +Presiden diadakan dalam waktu bersamaan. Tidak ada pemilihan legislatif dimana rakyat harus memilih caleg , karena sebaiknya pemilihan caleg dilakukan oleh masing - masing partai sehingga rakyat tidak bingung untuk mengenal caleg. Dan apabila Pilpres maka terwakili oleh partai dengan pengertian apabila pilih partai A,B,C berarti rakyat memilih Paket Presiden dan Wakil yang telah diajukan partai tersebut.

3. Pilkada, untuk pemilihan kepala daerah juga demikian. Artinya Pemilihan Gubernur dan Walikota atau Bupati di serempakan disetiap provinsi sehingga akan lebih effisien.

Dengan format seperti yang saya usulkan akan berakibat rakyat Indonesia hanya mengalami 2 (dua) kali pemilu atau contreng sepanjang 5 tahun. Rakyat Indonesia sudah jenuh apabila tiap tahun harus memilih.

Semoga saja dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para pembaca blog saya. Terima kasih

Kampanye atau Cari Simpati

Diganggu Orasi Mahasiswa, JK Persingkat Kunjungannya ke Posko Pengungsian
Selasa, 31 Maret 2009, 12:31:09 WIB

Laporan: Moh. Iqbal

Jakarta, RMonline. Gara-gara disentil seorang mahasiswa, kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke lokasi pengungsian korban Situ Gintung, Selasa (31/3) dipersingkat.

JK hanya lima belas menit berada di sana, setelah itu dia buru-buru balik kanan.

Sebelum datang ke lokasi, JK mendarat di Seskopol, Pasar Jumat dengan helikopter. Setelah itu dia bersama dengan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Menko Kesra Aburizal Bakrie, MEndagri Mardiyanto, Gubernur Banten Ratu Atut, menuju ke lokasi pengungsian dengan bus khusus.

Begitu tiba, dia langsung menuju Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) untuk melihat jumlah korban. Bersamaan dengan itu, tiba-tiba seorang mahasiswa mendekati rombongan JK.

Fachrul, Ketua BEM UMJ itu dalam orasinya menuding pemerintah harus bertanggungjawab dan tidak memanfaatkan tragedi untuk kepentingan Pemilu 2009.

“Pemerintah harus bertanggungjawab. Jangan datang ke sini hanya untuk berkampanye,” kata Fachrul lantang.

JK yang mendengar perkataan Fachrul terusik dan kemudian membalasnya.

“Pemerintah tetap bertanggungjawab,” kata JK sembari buru-buru meninggalkan posko pengungsian diikuti Mensos Bachtiar Chamsyah.

Rombongan kemudian ke posko Golkar yang berdiri di sana. Di sini pun JK hanya beberapa menit saja. Dia dan rombongan langsung naik bis menuju ke seskopol.

Padahal pihak menyambutan sudah menyediakan segala sesuatu yang dibutuhkan JK untuk meninjau langsung lokasi bencana seperti sepatu boat. Bahkan, lokasi yang akan dikunjungi sudah disterilkan.

Sebelumnya Bachtiar juga menggerutu melihat aksi Fachrul tersebut.

“Seharusnya dia (Fachrul) melihat bagaimana perjuangan tim relawan yang terus mencari para korban,” katanya.

Buntut dari ulahnya tersebut, Fachrul diamankan di Polres Jakarta Selatan.

—————————
Itulah sekelumit berita yang diberikan oleh rakyatmerdeka online pada selasa, tanggal 31 maret 2009 tentang seorang mahasiswa yang mengkritik seorang pemimpin dan sekaligus ketua umum sebuah partai besar di indonesia.
Saya merasa wajar sebagai seorang mahasiswa kesal terhadap sikap seorang pejabat yang sekaligus sebagai ketua umum sebuah partai besar, saat mengunjungi lokasi musibah bencana alam.
Sehingga mereka menuntut ataupun mempertanyakan maksud kedatangan mereka apalagi dalam masa kampanye partai tersebut sering mengklaim bahwa itu sukses partai tersebut.
Dan ini secara jelas bisa dilihat saat aksi sang pejabat tersebut ketika dikritik ataupun di tanyakan oleh sang mahasiswa tentang maksud kedatangannya (Pemerintah harus bertanggungjawab. Jangan datang ke sini hanya untuk berkampanye) apalagi ditambahkan sebelumnya sang pejabat tersebut sudah melihat sendiri lokasi tersebut.
Ini dapat dijadikan pelajaran bagi siapapun nanti yang terpilih jadi pejabat agar begitu dia terpilih menjadi pejabat maka diharus melepaskan jabatan politiknya. Sehingga masyarakat ataupun rakyat tidak akan mencurigai ataupun diajak untuk berpikir kurang baik terhadap pejabat tersebut.
Pelajaran yang berharga dari kasus ini adalah:
1. Jadilah pejabat dan lepaskan jabatan politik, pengusahanya karena akan menimbulkan ambilavensi dalam mengambil keputusan ataupun dikhawatirkan sulit untuk memutuskan sebuah perkara dimana sang pengambil keputusan tersebut masih berada dilingkungan yang bermasalah(terkait dengan dirinya).
2. Berkatalah atau sampaikan dengan baik kritik dan saran kita
3. Bagi pihak yang berwenang janganlah langsung main mengamankan seseorang warga negara indonesia yang telah menyampaikan kebenaran.(Pemerintah harus bertanggungjawab. Jangan datang ke sini hanya untuk berkampanye, Rombongan kemudian ke posko Golkar yang berdiri di sana)
4. Jadilah pemimpin sebagai pelayan bagi yang dipimpin bukan pemimpin adalah tuan/raja yang harus ditakuti.
5. Jadi pemimpin jangan mudah marah, karena marah itu datangnya dari setan.
6. Dan jadilah pemimpin yang selalu memaafkan, karena seperti itulah pemimpin yang baik.